Senin sore aku dapat tilpun dari seorang yang begitu aku kenal suaranya karena udah muncul namanya di layar handphoneku. Dia adalah orang yang selalu getol ngurusin data pokok pendidikan(dapodik) di Biro Perencanaan Kerjasama & Luar Negeri Depdiknas, yakni Mr.Cucu Sukmana.Beliau ngajak aku untuk ketemu pagi ini jem 8 pagi di SMK 3 Kota Tangerang Banten untuk ikut acara expose SMK SBI.
Hadirlah aku lebih tampil dari pak cucu di SMK 3 pagi ini. akupun ketemu dengan kepsek dan mr.sidabutare J Armada. cerita panjang lebar ternyata dia bekas panglima perang ICT SMK di dikmenjur jamannya Pak Gatot disana. Tak dinyana kamipun cerita hiruk pikuknya program dimenjur kala itu, sampai ke sweeping TV-e dan dilematikanya.
Lewat jem 9 pagi pak walikota yang rencananya membuka acara tak kunjung tiba, maka acarapun tetap dimulai.dalam expose SMK SBI tersbut diadakanlah acara seremonial seperti kata sambutan dari para undangan dan kepsek selaku tuan rumah.Dan diikuti oleh peragaan siswa/i dari tata boga,busana dan tata rias.
Seselesainya acara seremonial tersebut, maka tamu undanganpun diajak untuk keliling mengunjungi stand yang telah disiapkan oleh sekolah tersebut. tepat di stand SBI yang disana juga ada stand ICT Center maka bang mada pun nanya sumber bandwith dan mengenai jardiknas… ya ampun si penjagapun tak tau apa2x tentang jardiknas.
Ndak tau apakah yang jaga org boga atau anak tkj-nya lagi pipis keluar, tapi memang temuan ini kesannya sederhana namun sangat disayangkan. karena mulutku dan mulut para instruktur pijar udah berbusa-busa sosialisasi jardiknas ke para kepsek diacara sosialisasi schoolnet dan para kepsek,guru,pustakwan dan tata usaha di acara pijar.
termangu aku dengan selintingan ringan dari bang Armada, kok anak tkj ndak tau jardiknas yah ??? apa memang ga pernah dikasih tau ama guru atau apakah guru tidak pengen ngasih informasi ke siswa ??? padahal depdiknas udah gelontorin dana begitu besar sampai2x ada iklan di televisi.
Ini salah siapa dan ini dosa siapa ??? semoga jawabannya bukan hanya pada rumput-rumput yang bergoyang.
Salam
2 tanggapan so far ↓
santri // Maret 5, 2008 pada 2:29 am
tidak ada yg di salah tapi ini adalah tugas kita semua bagai mana program dari pusat sampai ke daerah2.
Khalid // Maret 5, 2008 pada 3:10 am
Kayaknya jangan jauh2 ke Jardiknas deh pak, coba ditanyain ama anak2 kita “BOS itu apa sih ? Dan berapa dana BOS yang anda terima ?”
Coba diitung yang bisa menjawab…
Itu adalah program yang nilainya Trilyunan, dan sudah ada sebelum Jardiknas…
Jadi, bukan salah gurunya, bukan salah siswa TKJ-nya, dan bukan salah siapa-siapa…
Namun tantangan untuk lebih mempergiat sosialisasi.
Sosialisasi yang diberikan, juga tidak akan berguna apabila hanya “berita.” Namun, berikan manfaat secara langsung kepada mereka. Itulah sosialisasi yang efektif
Selamat ngeblog pak Tarigan…